Plafon Baru Poliklinik RSUD dr. Sayidiman Magetan Jebol - .

Breaking

Cari Berita

Jumat, Maret 10, 2017

Plafon Baru Poliklinik RSUD dr. Sayidiman Magetan Jebol

AENEWS9 MAGETAN – Pasien dan pengunjung Paviliun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.Sayidiman Magetan di kejutkan dengan suara yang cukup keras dari salah satu bangunan baru milik RSUD dr.Sayidiman Magetan, Minggu (5/3/2017)pukul 17.30WIB.

Peristiwa ambrolnya plafon rumah sakit milik daerah Minggu petang tidak menimpa pegawai dan pasien yang tengah menjalani perawatan.

Kejadian tersebut banyak disayangkan banyak pihak, apalagi RSUD dr. Sayidiman Magetan baru saja mendapat akreditasi status rumah sakit type C.

Selain itu di kabarkan bahwa anggaran pemeliharaan RSUD ini cukup besar yang bersumber dari dana APBD. Namun manajemen RSUD dr. Sayidiman tidak mampu menggunakan anggaran tersebut guna menunjang fungsionalitas rumah sakit dalam pelayanan masyarakat.

Akibat kondisi jebolnya plafon rumah sakit, membuat pelayanan terganggu dan banyak di keluhkan oleh pegawai rumah sakit lebih-lebih bagi pasien yang sedang menjalani perawatan serta masyarakat yang ingin berobat.

Terlebih lagi, RSUD dr. Sayidiman merupakan satu-satunya rumah sakit daerah yang seharusnya menjadi kebanggaan warga masyarakat Magetan dalam hal bidang pelayanan kesehatan.

Direktur RSUD dr. Sayidiman Magetan, dr. Mahatma melalui Kepala Bagian Penunjang  Sarkam mengatakan, pihaknya tengah berusaha menghubungi kontraktor pembangunan gedung baru tersebut, yakni PT. Gemilang Santosa dari Sidoarjo, untuk segera memperbaiki kerusakan plafon milik poliklinik terpadu yang ambrol tersebut. Namun melihat kerusakan yang parah butuh penanganan ekstra teliti dan itu masih masa pemeliharaan.

Ambrolnya Plafon Poliklinik RSUD dr. Sayidiman yang baru selesai di bangun yang menggunakan dana APBD sebesar Rp4.070.000.000, akibat kesalahan konstruksi lantaran talang penahan air hujan tidak bisa menahan debit air hujan, selain itu kesalahan konstruksi yang tidak mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti yang terjadi saat hujan deras di sertai angin kencang pada Minggu (5/3/2017).(tr/zm)