Begini Kata Prabowo Terkait Gaji Wartawan - .

Breaking

Cari Berita

Sabtu, Agustus 19, 2017

Begini Kata Prabowo Terkait Gaji Wartawan

Jakarta (aenews9.com) - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menegaskan pemimpin seharusnya membela kepentingan rakyat dan jangan sampai ada ketimpangan kesejahteraan.

Prabowo mengatakan, bahwa pemerintah pun jangan hanya membela orang kaya saja, tetapi juga warga yang kurang mampu.

Ungkapan ini seperti dirilis Liputan6.com dan oborkeadilan.com, yang saat menyatakan itu, Prabowo kemudian tiba-tiba menyinggung gaji wartawan yang dia anggap kecil.

“Kita belain para wartawan. Gaji kalian juga kecil, kan? Kelihatan dari muka kalian. Muka kalian kelihatan enggak belanja di mall. Betul ya? Jujur, jujur”, ujar Prabowo usai Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 RI di Universitas Bung Karno Jakarta, Kamis (17/08/17).

Menurut Prabowo, apa yang dilakukannya saat ini untuk membela masyarakat, terutama yang berpenghasilan kecil seperti wartawan.

Padahal, kata Prabowo Indonesia adalah negara yang luas dan kaya sumber daya alam. Tetapi, sejak zaman dahulu, bahkan setelah merdeka 17 Agustus 1945, Indonesia selalu dijajah dan dirampas kekayaannya.

“Kita ini membela kalian. Kita negara kaya, sejahtera, tapi tadi, dari dulu bukan kita yang ke Belanda sana, tapi Belanda datang ke sini”, kata dia.

“Selalu sumber alam kita mau diambil, dikuras. Kita kasian sama kalian enggak bisa belanja di mall, jadi kita berjuang buat kalian,” sambungnya.

Prabowo menegaskan kemerdekaan Indonesia yang diperoleh hingga saat ini bukan merupakan hadiah, tetapi hasil dari perjuangan.

“Indonesia dari dulu, Nusantara dari dulu selalu dijajah, dirampas kekayaannya. Konsep Indonesia banyak tidak disukai oleh banyak negara-negara di dunia. Konsep Indonesia adalah mereka tidak suka ada bangsa sebesar ini yang hidup bersatu rukun”, ujarnya.

Namun, Prabowo menyayangkan bangsa Indonesia selalu diadu domba dan dipecah belah. Sehingga ia pun meminta agar segala persoalan kecil tidak usah diperbesar atau dipermasalahkan.

“Kita mau kebaikan, kita tidak mau, jangan mencela-lah, tapi kewajiban para pemimpin juga untuk mengingatkan hati-hati jangan kita mau dipecah belah, jangan meninggalkan rakyat dengan meneruskan ketidakadilan. Jangan hanya membela orang kaya saja”, ucap Prabowo. [Group Akrindo][*Red]

Sumber: NusantaraExpress-PPWI Media Grup