Puting Beliung Dan Longsor Landa Magetan - .

Breaking

Cari Berita

Kamis, Januari 11, 2018

Puting Beliung Dan Longsor Landa Magetan

Magetan (aenews.com) -- Hujan deras yang di Sertai angin kencang menyebabkan bencana puting beliung dan tanah longsor di wilayah Kabupaten Magetan Selasa(09/01/2017).

Tiga wilayah yang terdampak bencana puting beliung dan pada pukul 16.00 Wib adalah Desa Sumberdaya,Dukuh Ngelang,Kec.Panekan,Desa Tapak,Dukuh Jomblang buntung RT 06/RW 02,Kec.Panekan,Kelurahan Kraton,Kec.Maospati,Magetan.

Di Dukuh Ngelang Desa Sumberdaya,Kec.Panekan ratusan rumah terdampak dan ratusan pohon tumbang menutup akses jalan,lahan pertanian porak-poranda dan jalur aliran listrik sampai saat ini masih belum dapat kembali normal dan masih dalam perbaikan dan pembenahan petugas PLN.

Sedangkan di Desa Tapak,Kec Panekan  di laporkan pohon tumbang menutup  akses jalan antar dusun.

Sementara itu dari laporan yang diterima Puting beliung juga menghantam wilayah komplek AURI yang menyebabkan pohon tumbang di dalam kompleks dan di jalan protokol.Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut namun kerugian materiil masih dalam pendataan.Hujan yang terjadi di Sertai angin cukup kencang sejak pukul 15.50 WIB s/d 19.15 WIB mengakibatkan banyak pohon tumbang di wilayah tersebut.

Bencana Tanah longsor juga terjadi di Desa Gonggang RT 24/RW 03 Dukuh Candi,Kec.Poncol Magetan .

Kejadian tanah longsor yang terjadi pada pukul 06.00 WIB,Rabu (10/01/2017) ini akibat rembasan air dari tebing kemudian mengakibatkan longsor dan menimpa tembok belakang rumah Markun (50) tidak ada korban jiwa pada peristiwa ini.

BPBD di bantu Polsek dan Koramil serta masyarakat serta perangkat   membantu mengasesment terdampak longsor yang di koordinasikan dengan OPD terkait penanganan.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magetan,Fery Yoga Saputra menghimbau mengingat masih berpeluang terjadinya hujan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Magetan ,sesuai surat edaran BMKG Area Juanda 1 Surabaya,mengharapjan masyarakat yang tinggal di wilayah bencana untuk lebih waspada dan berhati-hati. (Ng/zam)