250 Personil SATBRIMOB Polda Jatim Latihan Peningkatan Kemampuan SAR di KaliBening - .

Breaking

Cari Berita

Kamis, Februari 13, 2020

250 Personil SATBRIMOB Polda Jatim Latihan Peningkatan Kemampuan SAR di KaliBening

AENews9.com,Madiun- Dalam rangka memelihara kemampuan SAR yang terampil dan profesional, maka sebanyak 250 personil Satuan Brimob Polda Jawa Timur (Sat Brimobda Jatim) menggelar latihan peningkatan kemampuan SAR salama tiga hari (Rabu sampai Jumat, 12-14/2) di Waduk Kali Bening, Kabupaten Madiun, Rabu 12/2/20.
Upacara pembukaan pelatihan ini ditandai penyematan tanda pelatihan oleh Inspektur upacara, Wakapolda Jawa Timur, Brigjend Pol. Djamaludin, disaksikan oleh Wakil Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, Dansat Brimobda Jatim, Kombes Pol. I Ketut Gede Wijatmika, Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono dan Forkopimda.

Selain personilnya yang berseragam PDL II Hijau lengkap dengan filbet, pihak Satbrimobda juga menyertakan sarana kebencanaan, seperti ambulans, perahu karet, tenda, dapur umum lapangan dan tangki air minum siap saji. Semua fasilitas kebencanaan itu berjajar rapi di pinggir lapangan, seakan siap dikerahkan kapan saja jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Untuk itu, Wakapolda didampingi Wakil Bupati dan pejabat Forkopimda juga meninjau semua peralatan kebencanaan itu.



Amanat Kapolda Jatim yang disampaikan Wakapolda menegaskan, pihaknya menyiapkan personil Polri tanggap darurat bencana salah satunya Satbrimob Polda Jatim ini sekaligus mendukung Program Ops Aman Nusa II dalam rangka penanggulangan bencana alam khususnya di wilayah Jawa Timur dan nusantara pada umumnya yang bersifat kontijensi.

Sebelum mengakhiri amanatnya, Kapolda berpesan kepada peserta pelatihan, agar mereka memanfaatkan waktu yang relatif singkat ini dengan sebaik-baiknya untuk mendapatkan bekal pengetahuan dan keterampilan berkaitan dengan materi pelatihan yang diberikan oleh instruktur. Kedua, ditekankan kepada peserta pelatihan untuk mengembangkan pengetahuan dan kemampuan dalam pelatihan ini sehingga mendapat hasil yang optimal untuk bekal melaksanakan tugas di lapangan. Dan ketiga, diharapkan kepada peserta pelatihan agar senantiasa menjaga kesehatan selama pelatihan berlangsung. (*)