Menteri BUMN Erick Thohir Jadi Favorit Pilihan Bursa Capres DPW PAN Jawa Timur - .

Breaking

Cari Berita

Selasa, Juli 05, 2022

Menteri BUMN Erick Thohir Jadi Favorit Pilihan Bursa Capres DPW PAN Jawa Timur

Teks Foto: Achmad Rubaie Ketua Harian DPW PAN Jatim (tengah) didampingi Agus Maimun Ketua Badan Saksi Wilayah PAN Jatim (kiri) dan Husnul Aqib Sekretaris PAN Jatim (kanan), saat Konferensi Pers di Kantor DPW PAN Jawa Timur Jl. Darmokali, Kota Surabaya, Senin (5/7/2022). (IST/Gus Din)

AENEWS9.COM|Surabaya - Nama Erick Thohir menguat sebagai Calon Presiden RI 2024 di Jawa Timur. Salah satunya dalam Raker Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Jawa Timur mengusulkan nama Erick Thohir yang saat ini menjabat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).


DPW PAN Jatim berhasil menjaring empat nama calon presiden (capres) 2024 yang akan diusulkan kepada DPP PAN. Selain Erick Thohir ada nama Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan (Zulhas), Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan terakhir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.


Pernyataan ini dikatakan Achmad Rubai Ketua Harian DPW PAN Jatim, usai mengikuti Rakerda PAN di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Dalam Rakerda itu, salah satunya membahas terkait usulan calon presiden (capres) dan pemenangan PAN di pemilu legislatif di Jawa Timur.


"Rakerda ini merupakan 'Pemilu Raya' PAN di kabupaten/kota untuk mengusulkan nama capres. Mayoritas meminta Ketum DPP PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) maju sebagai capres. Dari unsur teknokrat ada Bapak Erick Thohir. Dari unsur kepala daerah ada Ibu Khofifah Pak Anies Baswedan," kata Rubaie didampingi Agus Maimun Ketua Badan Saksi Wilayah PAN Jatim dan Husnul Aqib Sekretaris PAN Jatim, di Kantor DPW PAN Jawa Timur Jl. Darmokali, Kota Surabaya, Senin (5/7/2022).


Anggota DPR RI Periode 2014-2019 ini menjelaskan, DPW PAN Jatim sudah tuntas menggelar 'Pemilu Raya' melalui rakerda atas instruksi DPP. Dalam Rakerda ini, agendanya di antara lain verifikasi parpol, pencalegan, dan usulan calon presiden.


DPP meminta ke DPD kabupaten/kota untuk usul nama capres, atau serap aspirasi.


"Jadi usulan nama-nama capres ini berangkat dari bawah. Bahkan ada juga yang mengusulkan Yenny Wahid. Itu dari Probolinggo," terangnya.


Terkait nama Ketua Umum DPP PAN Zulhas yang menduduki posisi puncak usulan capres, Rubaie mengatakan, Zulhas sudah teruji sebagai sosok pekerja keras. Tidak hanya di partai, tapi juga di lingkungan eksternal.


"Ketum kita (Zullhas) tidak hanya diakui secara internal, tapi juga diakui di eksternal, yakni oleh presiden diangkat sebagai menteri perdagangan. Maka muncul spontanitas nama ketum, seluruhnya DPD mengusulkan nama beliau," jelasnya.


Politisi kawan ini menyebut, usulan capres dari DPD 38 kabupaten/kota akan digodok dalam Rakerwil DPW PAN Jatim pada akhir Juli 2022 mendatang, sebelum diusulkan ke DPP dalam forum Rapimnas.


"Kami ada banyak nama-nama capres, seperti Ganjar Pranowo hingga Airlangga Hartarto. Tapi empat besar, Zulhas, Erick Thohir, Khofifah Indar Parawansa dan Anies Baswedan," tandasnya.


Sementara itu, Sekretaris DPW PAN Jatim, Husnul Aqib menambahkan, proses usulan nama-nama capres tersebut merupakan bottom up atau masukan dari bawah. Jadi dari kabupaten/kota ke atas provinsi terus ke nasional.


"Kita bebaskan memang usul, dan tidak ada pengkondisian. Murni DPP memberi kebebasan usulan. Nanti usulan ini akan kita sampaikan ke DPP," imbuhnya. (red)


Editor: Syafrudin Budiman SIP (Gus Din)